Cara Budidaya Cabe Rawit Dalam Pot yang Benar

Cara Budidaya Cabe Rawit Dalam Pot – Cabe, salah satu bumbu dapur yang cukup di gemari oleh orang Indonesia. Tanaman ini sangat digemari karena sensasi pedasnya pada bibir.

Diseluruh belahan dunia tanaman ini menjadi favorit untuk menemani hindangan makanan.

Bahkan bagi sebagian orang, cabe merupakan sesuatu yang wajib ketika akan menyantap makanan.

Saya sendiri termasuk orang yang sangat menyukai cabe rawit ketika menyantap makanan. hehe

Di indonesia sendiri cabe cukup banyak permintaannya, tetapi permintaan ini tidak di iringi dengan hasil dari pertanian.

Jika permintaan sedang tinggi-tingginya, harga cabe rawit di pasaran bisa sampai 50.000 per kilogramnya. Tentu hal ini bisa menjadi peluang bisnis yang bagus bagi yang masih bingung memilih usaha yang bagus.

Biasanya para petani Indonesia yang melakukan budidaya cabe rawit, kebanyakan menggunakan lahan pertanian sebagai media tanamnya.

Tapi pernahkah anda berfikir untuk melakukan budidaya cabe rawit dalam pot? Pot sebagai media tanam cane ternyata juga bisa loh!

Budidaya cabe rawit dalam pot sudah bukan lagi hal yang baru.

Banyak orang sekarang memanfaatkan teknik ini karena ini merupakan cara yang praktis, eknonomis, dan juga tidak membutuhkan lahan yang terlalu banyak sehingga bisa dilakukan di tempat-tempat yang berlahan sedikit seperti di daerah perkotaan dan lain sebagainya.

Adapun cara yang bisa dilakukan untuk budidaya tanaman cabe rawit dalam pot adalah sebagai berikut

Baca Juga: 4 Tips dan Cara Menanam Cabe Merah yang Benar

Mempersiapkan bahan dan peralatan budidaya cabe rawit

a) Media tanam

dalam hal ini tentu saja adalah pot

b) Sabut kelapa

Sabut kelapa yang sudah kering dan menghancurkannya hingga berukuran kecil untuk dimasukkan ke dalam pot. Tujuannya adalah untuk menyerap air yang dibutuhkan oleh tanaman nantinya.

c) Serbuk gergaji

Serbuk gergaji dipakai sebagai alternatif media yang fungsinya tidak jauh beda dari serabut kelapa yaitu untuk menyerap dan menyimpan air.

d) Kerikil

Kerikil ini dipakai untuk memperkuat akar atau sebagai tempat merekatnya akar cabe. Alternatif penggunaan media kerikil ini adalah pasir. Akan tetapi, kerikil lebih baik dari pada pasir karena akar akan dapat bergerak dengan bebas untuk mencari ruang karena kerikil memiliki rongga-rongga yang lebih besar dari pada pasir sehigga akar dapat dengan mudah mencari makanan.

Baca Juga: Cara Menanam Tomat Di Halaman Rumah

Teknik menanam cabe rawit yang tepat

Adapun teknik penanaman cabe di dalam pot ini tergolong mudah, berikut adalah tips-tipsnya.

a) Sebelum ditanam, cabe harus terlebih dahulu disemai di media tanam.

b) Sebelum memasukkan tanaman cabe, terlebih dahulu wadah yang dipersiapkan diisi dengan serabut kelapa

c) Setelah itu, masukkan serbuk gergaji dan kerikil. Kerikil disini selain memberi nutrisi kepada cabe rawit, juga berfungsi sebagai pengikat akarnya agar kuat. Pengisian ini harus dilakukan secara merata.

d) Kemudian, diatas kerikil masukkan serabut kelapa lagi

e) Sebagai lapisan paling atas, masukkan kembali kerikil supaya tanaman tidak mengalami penguapan secara berlebihan

f) Jangan langsung menaman tanaman cabe didalamnya. Biarkan terlebih dahulu media tersebut selama sehari di tempat yang teduh

g) Setelah sehari, siram media dengan air yang sudah diberi pupuk. Adapun pupuk yang bisa digunakan adalah air hasil fermentasi pupuk kompos agar cabe rawit lebih subur

h) Tunggu hingga tiga jam dan tanamlah tanaman cabe di dalamnya.

Baca Juga: 8 Bisnis Online dengan Modal Kecil yang Bisa Kamu Lakukan

Jika anda mengikuti dengan betu  instruksi di atas, saya yakin budidaya cabe rawit dalam pot anda akan berhasil. Hasilnya tinggal menunggu waktu, dan tergantung cara perawatan yang anda lakukan.

Ingat, tanaman cabe rawit harus sering terkena paparan sinar matahri agar tumbuh dengan baik.

Tanaman cabe rawit yang anda rawat jangan sampai tergenang air apabila hujan, karena akan merusak pertumbuhannya. Berikan Air secukupnya saja, jangan terlalu banyak.

Usahakan rutin dalam pemberian pupuk kompos, sekali seminggu cukup.

Itulah tadi cara budidaya cabe rawit dalam pot yang benar.  Cara ini bisa langsung anda praktekkan di rumah.

Saya sendiri sudah mencoba budidaya cabe rawit dalam pot ini di rumah, dan hasilnya cukup bagus.

Tetapi saya mencobanya hanya untuk memenuhi kegemaran terhadap cabe rawit ini, buka untuk bisnis. Jika anda memiliki pertanyaan mengenai cara budidaya cabe rawit dalam pot yang benar ini, silahkan berkomentar dibawah.

Tags: ,
    1. mus 24 August 2016
    2. Muhammad Najib 4 January 2017

    Add Your Comment