Cara Melakukan Penawaran yang Menghasilkan Penjualan

Cara Melakukan Penawaran yang Bisa Menghasilkan Penjualan. Salah satu elemen yang sangat penting dalam bisnis manapun tentu adalah melakukan proses penjualan. “When there is no selling, then there is no business.” Pernyataan yang sangat sederhana namun sangat benar. Apakah bisa sebuah bisnis bisa menghasilkan keuntungan jika tidak ada kegiatan penjualan? Apakah mungkin sebuah bisnis dapat bertahan jika penjualannya nol alias tidak ada penjualan? Dan bagaimana mungkin sebuah bisnis dapat bernilai tinggi jika tidak ada penjualan yang dihasilkan?

Menjual merupakan sebuah keahlian yang wajib dimiliki oleh para pebisnis. Jika seorang pebisnis tidak mempunyai skill tersebut, jangan harap bisnisnya akan berkembang pesat.

Oleh karena itu penjualan merupakan salah satu kegiatan yang sangat penting yang harus dilakukan dari awal sebuah bisnis berjalan, terutama bagi para pebisnis kecil. Tanpa hal tersebut hampir bisa dipastikan bisnis yang mereka jalani akan cepat gulung tikar.

Namun permasalahannya adalah tidak semua pebisnis mempunyai keahlian yang mumpuni dalam melakukan penjualan, terutama bagi mereka yang baru saja terjun kedalamnya. Apakah anda sudah mengetahui cara melakukan penawaran yang bisa menghasilkan penjualan?

Berikut ini ada beberapa pedoman yang harus anda ikuti ketika sedang melakukan penawaran produk atau jasa kepada calon pelanggan potensial anda. Jika dipadukan dengan trik untuk mendapatkan pelanggan pertama anda, hasilnya akan jauh lebih dahsyat! Berikut Cara Melakukan Penawaran yang Menghasilkan Penjualan

Langkah 1: Jelaskan secara singkat inti bisnis anda

Maksudnya adalah anda harus menjawab 2 pertanyaan penting berikut ini Siapa anda Apa yang anda lakukan Anda harus bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan satu kalimat utuh yang mencakup inti dari bisnis anda. Contohnya jika saya ditanya dengan pertanyaan tersebut, maka saya akan menjawab, “Saya mengelola blog yang bernama EduKreatif.com; kami membantu memberikan solusi, ide, dan konsep wirausaha bagi teman-teman yang ingin memiliki masalah.”

Kalimat seperti itu sebaiknya selalu anda gunakan ketika anda melakukan perkenalan, baik terhadap individu ataupun ketika berbicara di hadapan orang banyak.

Selain itu jangan lupa, siapkan juga kalimat penunjang untuk memperkuat pernyataan tersebut. Melanjutkan contoh sebelumnya maka, “Kami menawarkan solusi bagi kalian yang memiliki masalah tetapi dengan konsep yang berbeda dari yang lain, yaitu edukatif, kreatif dan inovatif”

Langkah 2: Berikanlah jeda

Ini mungkin akan terdengar sedikit aneh bagi anda, namun metode ini justru akan menunjukkan bahwa anda ingin memberikan calon pelanggan anda kesempatan untuk bertanya.

Setelah anda menjalankan langkah pertama diatas, berikan sedikit tempo jeda sebelum memasuki kalimat penunjang kedua. Dengan ini, anda akan memberikan kesempatan kepada calon pelanggan untuk memasuki percakapan serta mengetahui kebutuhan dan masalah yang mungkin mereka hadapi.

Selain itu juga dengan memberikan sedikit jeda akan membuat anda tampak lebih percaya diri di hadapan para calon pelanggan potensial. Maksudnya adalah anda siap dan tidak merasa takut jika ada dari calon pelanggan yang ingin menanyakan sesuatu berkaitan dengan produk atau jasa yang anda tawarkan.

Langkah 3: Lakukan penilaian

Langkah berikutnya adalah melakukan penilaian kriteria terhadap calon pelanggan potensial tersebut untuk membuktikan apakah mereka benar-benar akan menjadi calon pembeli.

Bagaimana caranya Paling tidak, tiga pertanyaan berikut akan membantu anda untuk menilai calon pelanggan tersebut

• Otoritas Apakah mereka pembuat keputusan

• Budget Apakah mereka mampu membeli produk atau jasa yang anda tawarkan

• Waktu Apakah mereka akan tertarik untuk melakukan pembelian di masa mendatang

Baca Juga: Cara Meningkatkan Penjualan dengan Storytelling

Nah, jika semua jawabannya adalah “Tidak”, maka anda tidak usah membuang waktu lebih lama untuk melakukan proses penjualan tersebut kepada mereka. Karena intinya penjualan tersebut tidak akan pernah terjadi. Paling tidak untuk saat ini.

Karenanya, jika anda akan melakukan penawaran, jangan pernah mengakhiri pertemuan anda dengan calon pelanggan SEBELUM anda menemukan jawaban untuk pertanyaan tersebut.

Langkah 4: Menghadapi Penolakan

Biasanya, setelah pembicaraan berlangsung cukup lama hal yang paling sering muncul adalah penolakan, terutama yang berkaitan dengan dana.

Misalnya saja calon pelanggan tersebut mengatakan, “Saya tidak memiliki dana sebesar Rp, 5.000.000.” Jika seperti itu situasinya, jangan pernah langsung berusaha membantahnya dengan mengatakan, “Tetapi dana sebesar itu tidak akan berarti dibanding dengan potensi pendapatan yang akan anda hasilkan.”

Cobalah untuk mengerti posisi pelanggan tersebut. Anda dapat menggunakan kalimat seperti ini, “baiklah kalau begitu, saya mengerti dengan keadaan anda. Kira-kira untuk saat ini anda ingin membeli produk atau jasa seperti apa dengan uang sebesar Rp, 5.000.000 tersebut”

Setelah memahami kondisi calon pelanggan tersebut, barulah anda merespon balik untuk berusaha membuatnya berpikir ulang tentang produk atau jasa yang anda tawarkan sekarang. Kalimatnya dapat seperti ini, “Menurut anda, apakah produk yang saya tawarkan saat ini kemungkinan memiliki tingkat kebutuhan yang lebih tinggi bagi anda dibanding dengan produk atau jasa lain yang sedang anda pertimbangkan untuk dibeli mungkin seharga lebih dari Rp, 5.000.000”

Jika ia menyetujuinya, berarti anda telah berhasil melalui penolakan yang dikatakannya diawal. Intinya, pada setiap proses penjualan akan selalu ada yang namanya penolakan. Dengan berpedoman pada kalimat respon diatas paling tidak anda sudah meminimalisir penolakan tersebut.

Langkah 5: Tutup dengan penjualan

Inilah langkah terakhir yang paling penting melakukan proses penjualan!

Anda bahkan tidak perlu melakukan taktik-taktik yang bersifat “hard closing” atau yang sejenisnya. Jika anda mengikuti langkah 1 sampai dengan langkah 4, maka pada langkah 5 biasanya penjualan itu akan terjadi secara alamiah. Hal tersebut dimungkinkan karena calon pelanggan telah merasa nyaman dengan anda dan produk yang anda tawarkan.

Semua penolakan yang dikemukannya didepan telah anda selesaikan dengan sempurna, sehingga calon pelanggan tersebut akan merasa bahwa produk atau jasa anda merupakan jalan tepat untuk memecahkan masalahnya.

Itulah Cara Melakukan Penawaran yang Menghasilkan Penjualan. So tunggu apalagi langsung praktekkan cara melakukan penawaran untuk bisa segera mendapatkan penjualan yang anda idam-idamkan. Jangan lupa untuk memadukannya dengan trik untuk mendapatkan pelanggan pertama anda, agar hasil yang akan anda dapatkan menjadi lebih dahsyat!

Jika anda memiliki pertanyaan mengenai Cara Melakukan Penawaran yang Menghasilkan Penjualan, silahkan berkomentar dibawah.

Pencarian Terkait:

  • bagaimana cara melakukan penjualan dan penawaran
  • proses melakukan penawaran