Ternyata, Banyak Remaja Merokok karena Coba-coba dan mau Terlihat Keren

Jumlah perokok Indonesia makin memprihatinkan, saat ini Indonesia di peringkat tertinggi ke-3 di dunia  setelah Cina dan India (WHO). Kebiasaan merokok ini muncul semenjak remaja dan dipengaruhi beberapa alasan.

Jika ini tidak segera dicegah sedini mungkin, dikhawatirkan generasi negara kita menjadi generasi sakit-sakitan dan menjadikan Indonesia sebagai surganya tembakau. Tentu hal ini sangat tidak baik.

Alasan remaja merokok karena 4 hal

Menurut dr. Tjandra Yoga Aditama Sp.P Mars, dari Direktorat Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan Kementerian Kesehatan RI, alasan yang paling dominan pertama kali merokok karena ingin coba-coba, kemudian diikuti oleh pengaruh iklan komersial di TV, mau kelihatan gagah, dan dipaksa oleh teman,” .

Baca juga: Awas, Asap Rokok bikin Payudara Wanita Kendur. Segeralah Menjauh

Menurut pendapatnya, remaja perlu diberi pemahaman bahwa rokok bukanlah satu-satunya sarana dalam pergaulan. Masih banyak sarana untuk menyalurkan pergaulan yang lebih positif. Mereka harus diberi pemahaman yang betul termasuk efek negatif dari merokok.

“Para remaja harus ditanamkan nilai supaya jangan malu mengungkapkan bahwa diri kita bukan perokok, perbanyak mencari informasi mengenai bahaya rokok, hindari sesuatu yang terkait tentang rokok (sponsor, poster, iklan, pembagian rokok gratis), dan lakukan hal-hal yang positif seperti olahraga, membaca buku, atau hobi lain yang menyehatkan,” imbuhnya.

Yoga mengatakan, di dalam sebatang rokok terdapat kandungan 4.000 jenis senyawa kimia beracun yang berbahaya bagi tubuh dimana 43 diantaranya bersifat karsinogenik, dengan komponen utama nikotin yaitu zat berbahaya penyebab kecanduan, Tar yang bersifat karsinogenik, dan CO yang akan menurunkan kandungan oksigen dalam darah.

Dampak buruk rokok

Merokok dapat mengakibatkan berbagai macam penyakit, khususnya kanker paru, stroke, penyakit jantung koroner, penyakit paru obstruktif kronik, dan gangguan pembuluh darah, disamping mengakibatkan penurunan kesuburan, peningkatan insidens hamil diluar kandungan, kejang pada kehamilan, gangguan imunitas bayi, gangguan pertumbuhan janin (fisik dan IQ),  dan peningkatan kematian perinatal.

Baca juga: Penelitian: 70% Perokok Ingin Berhenti Merokok. Ayo Dibantu!!

“Selain berakibat buruk untuk kesehatan perokok itu sendiri, asap rokok orang lain (AROL) juga berbahaya untuk kesehatan orang di sekelilingnya (perokok pasif),” tegasnya.

Maka dari itu marilah kita mengajak kerabat-kerabat kita untuk berhenti merokok mulai dari sekarang. Masih banyak cara-cara lain yang dapat anda lakukan sebagai pemuda dan berdampak positif bagi dirimu dan lingkungan. Jangan merokok karena mau dibilang hebat atau iut-ikutan tren teman. Merokok tidak akan membuatmu terlihat keren dan gagah. Malah akan membuatmu cepat tua (boros), keriput, mulut berbau busuk, bibir menghitam, gigi menguning, dan masih banyak dampak buruk lainnya.

Tags: ,