10 Strategi Bisnis agar Usaha Anda Berkembang Pesat

Strategi Bisnis – Apakah kamu seorang wirausahawan Atau justru baru ingin mulai usaha?

Bila kamu sekarang ini baru saja ingin merintis bisnis, jenis usaha seperti apa yang akan ditekuni?

Apakah langsung menyewa kios di pusat kota yang ramai contohnya?

Atau justru sebaliknya, mencoba memulai dari rumah kamu sendiri dan kemudian tumbuh sedikit demi sedikit?

Apapun itu, pastinya kamu harus memiliki strategi usaha yang baik agar bisnismu tidak jalan ditempat atau gulung tikar.

10 Strategi Bisnis UKM

Bila kamu memilih untuk merintis bisnis dari rumah, maka kamu harus memiliki strategi dan rencana yang jelas yang dapat membawa usaha kamu naik ke level selanjutnya dan menghasilkan keuntungan.

Persoalannya ialah, sebagian besar pemilik usaha rumahan tidak memiliki rencana serta strategi yang jelas saat usahanya itu telah mulai tumbuh.

Baca juga: Jenis Bisnis Rumahan yang Menjanjikan dengan Modal Kecil

Saat aktivitas mulai menggeliat, pesanan masuk, kapasitas produksi kian meningkat, berbagai problem mulai muncul, mulailah mereka merasa kewalahan menangani seluruh hal itu.

Dengan timbulnya berbagai persoalan itu, umumnya mereka akan melakukan dua hal, mereka akan mencoba untuk melakukan dan menyelesaikan semuanya seorang diri.

Atau mereka mulai menggaji pegawai dengan tergesa-gesa yang pada akhirnya malah menggerogoti profit yang sudah mereka hasilkan dari hasil usahanya.

Lantas, apakah tak ada cara atau strategi bisnis yang tepat untuk mengembangkan bisnis rumahan yang sedang tumbuh cepat

Tentu saja ada!!!

Menurut salah satu entrepreneur yang juga pengarang buku “The Vest Pocket Consultant’s Secrets of Small Business Success” yang juga seorang investor, Rosalind Resnick, para praktisi usaha pemula tidak mesti merasa kebingungan saat usaha mereka mulai menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan selama berpanduan kepada strategi berikut ini.

Apapun itu Berikut ialah beberapa strategi yang tepat untuk mengembangkan bisnis rumahan kamu supaya bisa tumbuh dengan cepat

  1. Fokuslah kepada satu produk atau jasa saja

Langkah ini pada umumnya cukup berat bagi wirausahawan pemula. Kenapa Sebagai seorang wirausahawan pemula, godaan bermacam-macam peluang bisnis untuk membuatnya jadi tidak fokus sangatlah besar.

Saat usahanya belum menunjukkan hasil yang konkret, tentu saja mereka akan dengan gampang tergoda dengan peluang bisnis lain yang (menurut mereka) lebih cepat menghasilkan dan lebih menjanjikan.

Supaya terlepas dari hal itu, kamu tidak memiliki jalan lain selain harus FOKUS cuma kepada satu produk saja. Kamu perlu mencurahkan semua energi kamu untuk memasarkannya, mempromosikannya, dan hal-hal lain yang dapat meningkatkan penjualan produk kamu itu.

Memang mungkin tampak strategi bisnis ini sedikit beresiko untuk berkonsentrasi pada satu lini produk tertentu.

Tetapi, bila kamu menyenangi dan menguasai produk itu dengan bagus dan dapat mengeksekusinya dengan tepat maka risiko untuk mengalami kegagalan bisa ditekan seminimal mungkin.

Oleh sebab itu, fokuskan semua energi untuk menjual produk yang kamu senangi dan kuasai dengan bagus.

  1. Manfaatkan kekuatan teknologi internet

Kemajuan teknologi terutama internet membuat kesempatan untuk menjual produk kamu jadi kian terbuka luas sekalian murah.

Bila kamu belum sanggup untuk menyewa tempat atau kios yang memiliki sewa mahal, kenapa tidak mencoba membuat situs web untuk usaha itu

Baca juga: 3 Jenis Usaha Kecil Menengah Yang Menjanjikan

Dengan biaya yang amat terjangkau, kamu telah dapat membuat sebuah situs web sederhana yang dapat memuat informasi usaha yang kamu jalani sekarang ini.

Terlebih lagi tak terlalu diperlukan skill pantasnya seorang programmer untuk membuat situs web yang sederhana tetapi professional. Cukup pakai template yang banyak tersedia dan situs web sudah bisa beroperasio.

Oleh sebab itu, jangan sia-siakan kekuatan internet sekarang ini. Maksimalkan manfaatnya sebagai strategi usaha untuk menjual produk kamu seluas-luasnya.

Terlebih lagi, dengan maraknya berbagai situs jejaring sosial kian mempermudah kita untuk mencari jaringan penjualan di manapun juga.

  1. Jika belum sanggup membayar pekerja tetap, gunakanlah pekerja part time

Saat usaha mulai bergerak tumbuh secara cepat, kamu barangkali akan kepikiran untuk menggaji beberapa orang pekerja untuk membantu dalam operasional usaha kamu itu.

Hal itu tak akan jadi masalah bila kamu memiliki cadangan dana yang kuat. Tetapi bagaimana andaikata bila modal kamu pas-pasan dan profit yang dihasilkan belum maksimum

Carilah pekerja part time! Mereka dapat saja dari saudara kamu, adik kamu, orang luar yang kamu kenal, dan masih banyak yang lain orang-orang yang kamu kenal dan dapat diberdayakan.

Dengan model strategi bisnis semacam ini kamu bisa menyesuaikan biaya pegawai yang akan kamu keluarkan sehingga aliran kas usaha tak akan terganggu.

Artinya, kamu tidak mesti membayar seperti gaji pekerja penuh yaitu lengkap dengan tunjangan kesehatan, fasilitas transport, serta pajaknya. Penghematan seperti ini amat berpengaruh terhadap aliran kas untuk usaha yang sedang berkembang.

Oleh karena itu, perluas jaringan pergaulan kamu dan temukan orang-orang berbakat yang dapat kamu berdayakan.

  1. Jangan lupakan pelanggan lama

Tahukah kamu, bahwa mencari pelanggan baru itu jauh lebih mahal biayanya dibandingkan dengan mempertahankan pelanggan yang telah ada??

Cobalah untuk mempertahankan basis pelanggan yang kamu memiliki untuk menaikkan pendapatan usaha dengan metode menjual lebih banyak kepada mereka.

Contohnya dengan memberikan penawaran khusus untuk pelanggan lama yang membeli dalam kuantitas tertentu. Atau, kamu juga dapat menawarkan potongan harga bagi mereka yang membeli contohnya tiga potong kaos dengan harga 2 potong.

Tujuan dari memberi penawaran khusus ini kepada para konsumen lama ialah agar mendapatkan penjualan baru dari referensi pelanggan lama.

Baca juga: 5 Tips Mengelola Hutang Kartu Kredit

Strategi usaha kuno ini masih terbilang cukup efektif untuk menjaring calon pelanggan baru. Dengan metode ini, pelanggan lama akan merasa istimewa dan pada akhirnya mereka akan menganjurkan bisnis kamu kepada para koleganya untuk mencoba produk yang kamu tawarkan.

Kamu dapat mencoba untuk menerapkan strategi ini untuk usaha rumahan kamu. Ubahlah sesuai kreativitas yang kamu punyai.

  1. Tawarkan produk tambahan atau pelengkap

Sesudah kamu melakukan tahap pertama diatas dan ternyata kemudian pelanggan menyenangi produk yang kamu tawarkan, waktunya untuk menawarkan produk tambahan untuk menyempurnakan produk pertama dan sekalian memperluas lini produk.

Pada hakikatnya, pelanggan menyenangi bermacam-macam pilihan produk yang saling berkaitan dan melengkapi.

Contohnya produk inti kamu ialah bantal bayi yang memiliki desain yang unik. Untuk memperluas lini produk, tawarkan juga produk pelengkap seperti contohnya handuk bayi atau pernak-pernik bayi yang lucu dan unik lainnya.

Dengan adanya bermacam-macam pilihan produk, pelanggan akan merasa senang untuk berbelanja di tempat kamu yang menyediakan berbagai kebutuhan bayi lainnya.

Pastinya strategi bisnis ini akan jadi sebuah nilai tambah tersendiri bagi usaha kamu. Intinya ialah, produk pelengkap bisa ditambahkan sesudah produk utama menghasilkan penjualan yang memuaskan.

  1. Pasarkan produk kamu dengan metode yang berbeda dan kreatif

Ya benar!! Kamu perlu memasarkan produk usaha rumahan kamu dengan cara-cara yang berbeda dan tidak lumrah sekalian kreatif.

Sebab pada intinya, kamu dapat menjual produk atau jasa apapun juga. Supaya bisa berbeda dari pesaing, pasarkanlah dengan metode yang menurut orang mungkin agak sedikit nyeleneh dan tidak lumrah.

Kamu dapat memanfaatkan internet, publikasi online, sosial media, dan apapun pula yang bisa dipakai sebagai alat pemasaran kreatif.

Apa contohnya?

Di situs Copy bisnis, ada sebuah artikel yang amat menarik tentang seseorang yang menjual produk yang telah terbilang sangat umum bagi masyarakat kita, yaitu kaos kaki.

Produk yang diajukan memang cuma berupa kaos kaki hitam untuk laki-laki. Yang membuatnya istimewa ialah konsep memasarkannya, yakni dengan sistem berlangganan pantasnya kita berlangganan koran atau majalah.

Sebuah konsep yang tidak lumrah dan aneh, tetapi juga kreatif dan brilian!

Baca juga: 8 Bisnis Online dengan Modal Kecil yang Bisa Kamu Lakukan

Oleh sebab itu, pasarkanlah usaha rumahan kamu dengan cara-cara berbeda. Dapat pula kamu memanfaatkan teknologi internet yang murah untuk mengirimkan newsletter mingguan kepada para konsumen kamu.

Dengan strategi usaha ini, usaha rumahan kamu berpotensi agar mendapatkan pelanggan baru.

  1. Bidiklah target pasar yang spesifik

Yang dimaksud dengan strategi ini merupakan membidik target pasar yang lebih spesifik di sebuah pasar. Bila kamu membidik target pasar remaja contohnya, cobalah untuk memasarkannya kepada remaja kuliahan.

Atau bila kamu membidik target pasar perempuan, kamu dapat memasarkan untuk pasar yang lebih khusus contohnya perempuan yang bekerja dengan sistem shift.

Dengan melakukan strategi bisnis ini, kamu akan memiliki potensi pasar target yang kian banyak dari pasar yang sudah kamu garap selama ini.

Keuntungan lainnya ialah, siapa tahu usaha rumahan kamu merupakan yang pertama memasuki target pasar khusus yang sejauh ini mungkin terlewatkan oleh pesaing kamu.

Oleh karena itu, pakai kreativitas kamu untuk membuka seluruh peluang yang ada.

  1. Lakukan promosi secara kolektif, bersama dengan usaha rumahan yang lain.

Artinya yaitu, kamu mencari usaha lain yang memiliki target pasar yang sama tetapi dengan produk yang berbeda.

Contohnya saja seperti contoh sebelumnya kamu berjualan bantal bayi yang memiliki desain yang unik serta memiliki manfaat lain seperti contohnya sebagai terapi pijat kepala bayi.

Sekarang, coba kamu lakukan kerjasama dengan klinik persalinan atau bidan.

Caranya Tawarkan potongan harga khusus buat yang membeli bantal kamu melalui bidan itu.

Bila di pasaran kamu menjual dengan harga Rp.100.000 contohnya, juallah dengan potongan harga sebesar 20% untuk pembelian yang dilakukan lewat klinik persalinan punya bidan itu, sehingga para konsumennya cukup membayar senilai Rp.80.000.

Begitu juga sebaliknya. Setiap ada perempuan hamil yang akan membeli produk bantal bayi kamu, tawarkan fasilitas pembuatan akte lahir gratis buat yang melakukan proses persalinan di klinik bidan rekanan kamu itu.

Itu semua cuma sekadar contoh. Kamu bebas menentukan program promosi lain sesuai kebutuhan kamu dan rekan usaha kamu.

Baca juga: Cara Melakukan Penawaran yang Menghasilkan Penjualan

Intinya, dengan melakukan strategi usaha ini, usaha kamu bisa lebih cepat tumbuh dan berkembang.

  1. Buatlah sistem usaha yang jelas

Apa harapan kamu terhadap usaha rumahan yang tengah kamu bangun sekarang ini?

Tentu saja tentunya ialah supaya bisa berkembang cepat dan jadi besar serta dapat membuat kamu pensiun dalam keadaan kaya raya.

Untuk menuju kearah itu, kamu perlu membuat sebuah sistem yang jelas dan terarah serta mudah untuk diduplikasikan kepada pihak lain.

Dengan sistem yang kuat, sebuah bisnis rumahan yang sebelumnya kecil akan mampu jadi besar dan berkembang cepat.

Misalnya sebagai contoh penerapan strategi bisnis ini ialah McDonald’s.

Siapa yang tidak kenal rasa hamburgernya yang amat istimewa?

Awalnya, usaha restoran yang didirikan di tahun 1940 oleh kakak beradik Richard dan Maurice McDonald ini cuma berupa restoran burger biasa. Mereka mengoperasikan restoran dengan beragam macam menu tetapi dengan tetap mengusung burger sebagai produk andalan.

Tetapi di tangan seorang salesman yang bernama Ray Croc, McDonald’s menjelma jadi sebuah jaringan restoran burger yang melayani 68 juta pelanggan di lebih dari 119 negara.

Kuncinya ialah, Ray Croc membuat sebuah sistem operasional yang baku dan menyeluruh yang mencakup berbagai prosedur pengelolaan restoran, mulai dari pembelian hak waralaba hingga standar operasional restoran.

Dengan didukung sistem yang sedemikian kuat, restoran yang sebelumnya cuma merupakan suatu usaha rumahan biasa menjelma jadi raksasa jaringan restoran burger yang terorganisir.

Karena itu, kamu perlu menanyakan sebuah pertanyaan kunci kepada diri kamu sendiri, apakah usaha kamu bisa disistemisasi kedalam bentuk yang gampang untuk dioperasikan oleh pihak lain (jadi sebuah waralaba)?

Atau produk yang kamu tawarkan sudah memiliki standarisasi yang baku sehingga mempermudah pihak lain untuk melakukan penjualan ulang (pola peluang bisnis)?.

Bila kamu dapat menjawab pertanyaan itu, niscaya usaha rumahan kamu yang sebelumnya berskala kecil akan dapat berkembang jadi besar dan menguntungkan.

  1. Jika butuh ruang rapat atau presentasi yang memadai Sewa saja ruang kantor “virtual”

Umumnya di kota-kota besar, ada pengurus gedung perkantoran yang dapat menyewakan ruang kantor sementara lengkap dengan fasilitas yang cukup canggih.

Pada umumnya, mereka menawarkan ruang rapat, telekonferensi, resepsionis, fasilitas internet dan lain-lain dengan harga yang lumayan terjangkau.

Bila kamu akan berjumpa dengan pelanggan yang memerlukan ruang yang lumayan besar dan fasilitas yang memadai, kamu dapat memanfaatkan jasa sewa ruang kantor itu.

Manfaat strategi usaha ini ialah usaha rumahan kamu akan tampak lebih profesional.

Disamping itu, peluang-peluang usaha baru serta jaringan usaha akan terbuka lebih luas sehingga menaikkan kinerja usaha rumahan yang kamu bangun.

Baca juga: Cara Meningkatkan Penjualan dengan Storytelling

Nah itulah tadi 10 strategi bisnis agar usaha berkembang. Pelajari baik-baik strategi usaha yang sudah dijabarkan diatas.

Terapkan secara bertahap untuk melihat hasilnya. Bila konsisten menerapkannya, yakin usaha rumahan yang sedang kamu bangun ini akan memberikan hasil yang melampaui ekspektasi kamu.

Tags: ,