10 Cara Membuat Copywriting yang Menarik Pembeli

Kamu pernah menulis copywriting? Entah itu di media cetak, radio, internet, ataupun televisi?. Atau kamu masih bingung apa itu copywriting? Lalu bagaimana cara membuat copywriting yang menarik pembeli?

Menurut Wikipedia, copywriting diartikan sebagai kemampuan untuk menyusun dan mengolah kata serta ide yang bertujuan untuk mempromosikan bisnis, ide, pendapat atau malah bisa saja sosok seseorang.

Atau dengan kata lain, membuat copywriting bertujuan untuk memengaruhi mindset seseorang sehingga dia ingin bertindak sesuai dengan kemauan kita cuma dengan memakai kata-kata.

Menulis copywriting yang menarik pembeli tak harus sampai memakai kata-kata yang terkesan berlebihan atau memakai tipe huruf yang mewah atau mahal.

Sebuah copywriting yang memukau harus dapat menonjolkan pesan yang ingin disampaikan dengan baik dan jelas supaya mudah dipahami oleh konsumen.

Lalu bagaimana caranya menghasilkan sebuah copywriting yang efektif?

Apakah ada teknik membuat copywriting yang khusus?

Berikut ini ada 10 pedoman cara menulis copywriting yang menarik pembeli yang dapat kamu ikuti

 

1. Perlihatkan Diferensiasi Produkmu

Supaya bisa menulis copywriting yang menarik peembeli, penting untuk diketahui hal-hal apa saja yang membedakan produk atau bisnis kamu di peta persaingan.

Dengan kata lain, ketahui diferensiasi produk atau bisnis kamu ketimbang kompetitor.

Sesudah mengetahui diferensiasi produk yang kamu tawarkan ketimbang produk sejenis lainnya, berikan alasan kenapa bila membeli produk dari kompetitor lainnya cuma akan jadi suatu kesalahan besar.

Kamu perlu membuat copywriting yang menjelaskan keadaan itu supaya pelanggan kamu mengetahui serta mengerti alasan yang kamu jelaskan.

Untuk menjalankan cara ini, lakukan penelitian yang mendalam terhadap peta persaingan.

Tulis secara detail kekurangan-kekurangan yang menonjol dari produk sejenis lainnya.

Dengan begitu, kamu akan dapat menulis copywriting yang menonjolkan kelebihan produk kamu secara alamiah dan meyakinkan kepada para konsumen.

Dengan cara ini, pelanggan bakal lebih yakin untuk memilih produk atau jasa yang kamu tawarkan sesudah membandingkannya dengan produk kompetitor.

2. Ketahui audiens kamu

Pernahkah kamu berpikir, kira-kira seberapa banyak penawaran iklan yang akan dilihat oleh konsumen kamu? Yang jelas tidak seluruh penawaran iklan di belahan dunia ini akan dilihat oleh mereka.

Cuma penawaran yang betul-betul membuat mereka tertarik saja yang akan dilihat dan dibaca.

Lalu, bagaimana caranya menulis copywriting yang akan dilihat dan dibaca oleh calon pelanggan? Sebelum melaksanakan hal itu kamu perlu terlebih dulu mengetahui siapa target pasar yang ingin kamu bidik.

Contohnya kamu berbisnis baju anak muda gaul terkini. Tentu tak akan tepat andaikan kamu mempromosikan baju kamu itu kepada perkumpulan pensiunan pegawai negeri sipil contohnya.

Meskipun kamu telah membuat copywriting yang luar biasa persuasif, tetapi hal tersebut tak akan banyak mendatangkan calon prospek bagi bisnis kamu.

Sebab para pensiunan itu sudah pasti tak akan berminat untuk membeli baju kamu yang berdesain kreatif dan gaul.

Karena itu, definisikan dengan jelas pasar yang mau kamu bidik!

Bila kamu sudah mengetahui karakteristik pasar itu, copywriting yang kamu tulis akan dapat mendatangkan prospek yang berkualitas.

 

3. Hindari terlalu banyak informasi

Menulis copywriting yang baik dan efektif tidak berarti membombardir calon pelanggan dengan beragam macam informasi dari produk yang kamu jual.

Memberikan informasi itu penting. Tetapi bila porsinya berlebih tentu pesan yang ingin disampaikan tidak bisa diterima dengan jelas.

Untuk produk-produk tertentu yang memang membutuhkan informasi yang sedikit lebih spesifik dan teknis, maka hal itu sah-sah saja.

Namun kamu perlu ingat bahwa media tempat kamu melakukan promosi memiliki kapasitas ruang yang terbatas dan berbiaya relatif mahal.

Menulis copywriting yang terlalu panjang sudah tentu akan menguras banyak ruang dan biaya. Pertanyaannya ialah, apakah hal itu efektif

Bila kamu membuat copywriting yang terlalu detail kemungkinan besar calon pelanggan kamu akan cepat melupakannya disebabkan terlalu banyak informasi yang perlu dicerna.

Oleh sebab itu, kamu perlu menulis copywriting sesederhana mungkin tetapi efektif dan tepat menuju calon pelanggan yang kamu bidik.

Pesan yang sederhana tetapi dikemas dengan kata-kata yang menarik bakal lebih cepat diingat daripada pesan yang rinci tetapi penuh dengan bahasa-bahasa teknis.

4. Tonjolkan benefit dari produk kamu

Apa yang disebut dengan benefit? Dengan singkat, benefit ialah nilai produk kamu terhadap pelanggan.

Atau dengan kata lain, sebuah benefit ialah kemampuan sebuah produk untuk membantu memecahkan persoalan pelanggan kamu.

Kamu harus dapat menjelaskan keunggulan produk kamu dalam wujud rangkaian kata dan sebab-sebab kenapa pelanggan harus memilih produk kamu dibandingkan membeli produk kompetitor.

Jadi, kamu perlu menulis copywriting yang menjelaskan benefit produk kamu kepada para konsumen dan kenapa produk kamu jauh lebih bagus ketimbang produk sejenis di pasaran.

Karena itu, sebelum menulis copywriting penting bagi kamu untuk mengetahui semua benefit yang terdapat pada sebuah produk yang akan ditawarkan supaya kamu dapat mengetahui keunggulan produk itu dan kenapa ia adalah solusi yang tepat untuk memecahkan persoalan yang dihadapi pelanggan.

5. Fokuskan pada “Mereka”. Bukan “Kamu

Hal yang amat penting yang perlu kamu ingat dalam menulis copywriting ialah memfokuskan tulisan kamu untuk “mereka” dan bukan untuk “kamu”. Apa maksudnya

Contohnya kamu menulis copywriting yang berbunyi sebagai berikut:

“Dengan teknologi sistem penjualan kami yang canggih dan terpadu, cuma dalam waktu 24 jam mobil siap diantarkan.”

Atau

“Mulai besok, mobil baru kamu siap untuk dipakai.”

Kalimat pertama memfokuskan di sisi bisnis dari perusahaan kamu.

Sedangkan kalimat kedua langsung menuju ke target pelanggan yang dituju.

Dengan kata lain, kalimat kedua berusaha untuk membangun ikatan secara langsung dengan calon pelanggan.

Karena itu, hal ini akan berarti lebih personal dan lebih efektif.

Ingat, upayakan untuk sering menulis copywriting yang bertujuan untuk membangun hubungan personal dengan pelanggan. Sebab , dengan metode itu pelanggan akan merasa produk atau jasa yang kamu tawarkan adalah solusi yang tepat bagi masalah yang mereka punyai.

6. Jujur kepada pelanggan

Hal ini mungkin terlihat gampang, tetapi di dalam menulis sebuah copywriting pada umumnya ada banyak kata-kata bombastis yang boleh jadi terlihat sedikit berlebihan.

Kata-kata itu pada umumnya menunjukkan janji-janji seperti kualitas produk yang istimewa, jaminan layan antar, harga murah, tanpa risiko, garansi uang kembali dan kata-kata lain yang sejenis. Lantas apa masalahnya

Masalahnya ialah bila kamu tidak sanggup memenuhi SEBAGIAN BESAR janji kamu itu.

Ini akan segera berakibat sangat buruk terhadap citra bisnis yang sedang kamu bangun.

Oleh sebab itu, tulislah copywriting yang mampu kamu penuhi kepada pelanggan kamu.

Bila tidak, calon pelanggan dipastikan akan menuntut kamu. Dan kamu tentu tidak ingin berurusan dengan hukum bukan?

7. Ketahui tujuan yang ingin dicapai

Sebelum kamu membuat copywriting untuk materi pemasaran dan penjualan kamu, ketahui terlebih dulu tujuan apa yang mau kamu capai.

Artinya, hasil copywriting dari setiap materi akan berbeda bergantung dari tujuan yang mau dicapai. Apakah kamu menulis copywriting untuk menaikkan kesadaran merk produk kamu terhadap pelanggan, atau menawarkan diskon khusus, atau untuk mencari prospek pelanggan baru.

Oleh sebab itu, setiap menulis copywriting kamu perlu membuat pesan yang ingin disampaikan dapat dipahami oleh konsumen, yaitu bagaimana produk atau jasa yang kamu tawarkan dapat membuat hidup mereka jadi lebih bagus, atau mengirit uang mereka, menaikkan kualitas hidup mereka dan lain sebagainya.

8. Pahami media yang kamu pakai

Saat ingin menulis copywriting untuk materi promosi ada satu hal yang perlu kamu ketahui, bahwa media yang akan dipakai itu memiliki karakteristik yang berbeda sehingga membutuhkan perhatian dan penanganan yang berbeda pula.

Media yang dipakai bisa televisi, radio, surat kabar, majalah, atau malah media online.

Copywriting untuk media televisi tentu beda dengan radio, dimana televisi lebih menonjolkan visual sedangkan radio mengandalkan kekuatan verbal.

Oleh karena itu, sesuaikan copywriting yang kamu tulis dengan media yang akan dipakai supaya bisa menjaring calon pelanggan yang tepat dan berkualitas.

 

9. Sertakan “Call to Action”

Saat kamu menulis copywriting iklan untuk promosi produk, hal apa yang minimal kamu harapkan dari iklan itu Yang jelas sudah tentu kamu mau supaya calon pelanggan menanggapi iklan kamu itu.

Salah satu cara untuk membuat calon pelanggan menanggapi iklan kamu yaitu dengan menyertakan kalimat persuasif yang sifatnya ajakan untuk mengambil sebuah tindakan, atau bahasa kerennya ialah “Call to Action.”

Kalimatnya ialah seperti contohnya:

“Pesan sekarang”, “Klik disini”, “Jangan sampai kehabisan”, “Cuma sampai tanggal xxxx” dan lain sebagainya.

Call to Action adalah salah satu elemen penting pada sebuah copywriting, yaitu berupa ‘arahan’ yang kamu harapkan kepada calon pelanggan untuk segera dilaksanakan.

Pada umumnya, call to action membuat sebuah rasa ‘butuh’ di dalam pesannya dan kemudian menginstruksikan kepada calon pelanggan langkah apa yang berikutnya harus diambil.

Call to action adalah salah satu bagian terpenting dalam teknik copywriting.

Dan telah seharusnya proses call to action diciptakan untuk memudahkan langkah calon pelanggan mengambil tindakan atas respon mereka terhadap iklan kamu.

Kamu sudah bersusah payah membujuk mereka dengan mengikuti langkah-langkah menulis copywriting sebelumnya.

Sekarang, pastikanlah mereka menanggapi iklan kamu dan yakinkan mereka untuk membeli produk yang kamu tawarkan.

 

10. Koreksi tulisan kamu

Dan tahap terakhir dari cara membuat copywriting yang menarik pembeli yaitu dengan mengkoreksi hasil copywriting kamu.

Materi promosi kamu akan tampak murahan bila ada banyak kesalahan kata atau kalimat yang tak harus.

Sebab bila demikian, pelanggan akan menerjemahkan kecerobohan tulisan itu dengan kemungkinan bahwa bisnis kamu tidak sanggup memberikan produk atau layanan yang berkualitas.

Mereka akan berpikir bahwa bila perusahaan itu tidak ambil peduli terhadap kesalahan materi promosi yang dihasilkan, telah barang pasti mereka tak akan peduli dengan calon pelanggan yang membeli produk mereka.

Karena itu, lakukan koreksi atas seluruh materi promosi kamu.

Menulis copywriting yang memukau yaitu dengan menghasilkan sebuah copywriting yang bebas dari kesalahan tulisan.

Dan hal ini pastinya akan menaikkan profesionalitas bisnis kamu.