6 Cara Membangun Komunikasi dengan Pelanggan

Saat kamu membangun bisnis pertama kali, bagaimana cara membangun komunikasi dengan pelanggan?

bagaimana cara membangun persepsi pelanggan mengenai manfaat produk yang kamu tawarkan pada mereka?

Apakah kamu akan membuat sebuah kampanye pemasaran yang secara intensif memberikan berbagai informasi mengenai produk yang kamu tawarkan?

Atau kamu cuma akan menempuh cara yang sederhana seperti contohnya menyebar brosur atau flyer?

Atau bila memiliki dana lebih mungkin kamu akan memasang iklan dalam berbagai media yang ada seperti televisi, media cetak maupun radio

Apapun caranya, yang amat penting ialah bagaimana cara kamu mengkomunikasikan bisnis atau produk kamu kepada para calon pelanggan itu.

Kamu mungkin saja memakai media cetak atau radio untuk membangun persepsi di pikiran pelanggan.

Bukan masalah juga bila andaikata kamu cuma memakai cara-cara sederhana seperti menyebar brosur, flyer, maupun memasang poster di pusat keramaian.

Intinya ialah, pesan yang mau kamu sampaikan harus dapat diterima dengan baik oleh calon pelanggan kamu.

Nah sekarang, bagaimana caranya mengkomunikasikan pesan dengan efektif supaya persepsi yang ingin kamu bangun bisa secara cepat terbentuk di pikiran calon pelanggan kamu?

Baca juga: 4 Tips Mendapatkan Pelanggan dengan Mudah

Bahasa seperti apa kira-kira yang membuat pesan kamu mudah dimengerti?

Paling tidak, ada enam hal yang mesti kamu perhatikan dalam mengkomunikasikan pesan kepada calon pelanggan supaya persepsi mereka bisa cepat terbentuk.

1. Ceritakan pengalaman orang lain

Pada umumnya, orang bakal lebih meyakini pengalaman orang lain yang sudah menggunakan produk kamu sebelumnya.

Nah, ceritakan pengalaman para konsumen kamu yang sudah memakai serta merasakan manfaat dari produk yang kamu tawarkan.

Tunjukkan kepada mereka orang-orang yang sudah maupun sedang memakai produk kamu.

Dalam banyak hal, cerita jauh lebih efektif untuk membentuk persepsi pelanggan.

Untuk melakukan promosi dengan cerita, Kamu perlu sering-sering mengasahnya dengan terus berkomunikasi intensif dengan para pelangganmu atau guru bisnismu.

2. Buat pesan kamu sesederhana mungkin

Tujuan kamu mengkomunikasikan pesan kepada pelanggan ialah supaya mereka bisa secara cepat memahami informasi yang mau kamu sampaikan kepada mereka.

Bila pesan yang kamu sampaikan terkesan ribet, banyak bahasa teknis, berat dan lain sebagainya, bagaimana mungkin mereka akan memahami produk yang kamu tawarkan kepada mereka?

Bila mereka tidak paham, tak akan mungkin terbentuk persepsi yang kamu inginkan pada pikiran mereka.

bila cara membangun komunikasi dengan pelanggan tidak tepat, maka info yang diterima akan berbeda

bila cara membangun komunikasi dengan pelanggan tidak tepat, maka info yang diterima akan berbeda

Karena itu, pakai bahasa yang sederhana tetapi jelas dan bisa dipahami oleh seluruh kalangan.

Buat slogan yang singkat dan berkaitan dengan produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Apakah bahasa yang kamu pakai bisa dipahami oleh orang dewasa?

Bagaimana dengan para lansia Apakah kaum remaja atau anak-anak juga dapat dengan gampang memahami pesan yang akan kamu sampaikan?

Komunikasikan pesan kamu sesederhana mungkin dan menjangkau seluruh kalangan!

3. Pakai kalimat yang menyentuh emosi

Kamu pernah mengenal yang namanya Copywriting?

Copywriting bisa diartikan sebagai kegiatan menulis yang bertujuan untuk memasarkan dan mempromosikan produk, orang, pendapat, ide dan lain sebagainya dengan memakai kata-kata serta ide yang persuasif.

Disini kemampuan copywriting yang baik diperlukan untuk menghasilkan sebuah komunikasi yang memikat dan persuasif.

Pelanggan bakal lebih cepat mengingat pesan yang kamu sampaikan bila memakai bahasa yang sifatnya memotivasi, membujuk, menyemangati, menggembirakan dan lain sebagainya.

Copywiting yang baik akan menghasilkan pesan yang memukau dan dapat memberikan kesan yang mendalam pada pikiran pelanggan.

Baca juga: 10 Strategi Bisnis agar Usaha Anda Berkembang Pesat

Karena itu, rancanglah strategi komunikasi dengan pelanggan kamu sedemikian rupa supaya dapat menghasilkan pesan yang memikat para konsumen.

4. Fokuskan pada gaya hidup mereka

Dengan menawarkan produk kamu kepada para konsumen, tentu yang pertama kali dipikirkan oleh para konsumen ialah apa manfaat produk itu buat mereka

Produk kamu perlu memiliki manfaat yang nyata terhadap kehidupan mereka.

Apakah produk itu mampu menyelesaikan masalah setiap hari yang mereka hadapi?

Atau apakah produk kamu bisa menaikkan karir mereka?

Atau barangkali produk yang kamu tawarkan dapat memberikan mereka pendapatan yang lebih tinggi dibandingkan yang mereka terima saat ini?

Berikan manfaat yang nyata dan logis!

5. Tekankan pada nilai yang diberikan

Apa maksudnya? Artinya adalah jangan terlalu membombardir pelanggan kamu dengan informasi-informasi yang lebih bersifat teknis.

Secukupnya saja. Mungkin porsinya cukup 20% saja. Selebihnya tekankan nilai yang kamu tawarkan kepada mereka.

Microsoft awalnya menawarkan solusi PC yang lebih murah ketimbang Apple dengan kualitas yang sama.

Subway menawarkan sandwich yang besar cuma dengan harga $5.

Hypermart, Giant maupun Carrefour menawarkan suasana berbelanja yang nyaman dengan harga yang bersaing.

Honda dan Yamaha menawarkan sepeda motor yang kuat dan irit.

Semua merk diatas menawarkan sebuah nilai kepada konsumennya.

Sebuah nilai yang baik dapat memberikan kualitas emosional kepada para konsumennya.

Sebuah nilai yang baik dapat memberikan rasa aman, rasa pandai, atau malah rasa nyaman yang dirasakan oleh para konsumen yang memakai produk-produk itu.

Karena itu, tekankan nilai yang kamu berikan kepada pelanggan kamu.

Dengan begitu, persepsi produk kamu akan kuat tertanam di pikiran mereka.

Baca juga: 7 Tips Memasarkan Produk dengan Biaya Kecil

Sekarang, nilai seperti apa yang sudah kamu berikan pada pelangganmu?

6. Terus lakukan komunikasi dengan pelanggan secara intens

Bila produk kamu ingin selalu berada di depan peta persaingan dan menancap kuat di pikiran pelanggan, sudah seharusnya komunikasi yang intensif terus kamu lakukan kepada pelanggan kamu.

Galilah terus ide-ide baru dari mereka. Tanyakan pendapat mereka tentang produk saingan kamu.

Ajak mereka untuk berperan serta dalam pengembangan produk lainnya.

Intinya kamu perlu terus melakukan komunikasi dengan pelanggan kamu secara berkelanjutan supaya bisa tetap mengetahui kemauan mereka.

Dengan berpedoman pada hal itu diatas, kamu akan mampu mengkomunikasikan pesan yang kamu kehendaki kepada pelanggan dengan efektif dan jelas.

Dan bila pesan telah dapat diterima dengan bagus oleh konsumen kamu, secara otomatis persepsi juga akan terbentuk secara cepat di pikiran mereka.

Baca juga: 8 Bisnis Online dengan Modal Kecil yang Bisa Kamu Lakukan

Bagaimana tips melakukan komunikasi dengan pelanggan diatas? bila kamu punya pertanyaan atau tanggapan, silahkan ajukan di kolom komentar

Pencarian Terkait:

  • cara membangun komunikasi yang baik agar dapat menarik konsumen
  • komunikasi dengan pelanggan