4 Tips Diferensiasi dalam Bisnis dan Produk Usaha

Mungkin banyak dari kalian yang bertanya, mengapa diferensiasi sangat penting? Berikut pengertian dan tips diferensiasi dalam bisnis dan produk untuk meningkatkan usaha yang kamu jalankan.

Pengertian diferensiasi dalam bisnis

Diferensiasi adalah salah satu aspek penting dalam pemasaran yang bertujuan agar membedakan bisnis kamu dari pesaing.

Hal ini penting terutama bila bersaing di pasar yang ketat persaingannya, maka strategi pembedaan yang kuat mutlak dibutuhkan.

Namun sebelumnya, mungkin masih ada yang mengerutkan dahi mendengar kata diferensiasi. Apa sih sebetulnya pengertian diferensiasi itu?

Secara bahasa, diferensiasi berasal dari bahasa inggris yaitu differentiation yang berarti pembeda atau tindakan pembedaan.

Baca juga: 10 Cara Memanfaatkan Sosial Media untuk Usaha dengan Kreatif

Menurut bapak pemasaran Philip Kotler, beliau mengartikan diferensiasi sebagai sebuah tindakan untuk menetapkan sekumpulan perbedaan-perbedaan yang artinya agar membedakan penawaran perusahaan dari kompetitornya.

Sedangkan menurut ahli pemasaran Indonesia Hermawan Kartajaya, diferensiasi merupakan seluruh upaya yang dilakukan perusahaan untuk membuat perbedaan diantara pesaing dengan maksud memberikan nilai terbaik bagi pelanggan.

Jadi, diferensiasi yang kuat merupakan bagian dari kegiatan pemasaran jangka panjang yang baik.

Disamping itu, diferensiasi memainkan peranan penting pada proses branding dan merupakan pondasi dari keunggulan kompetitif.

Tips diferensiasi bisnis dan produk

Sebuah strategi diferensiasi (pembedaan) yang baik dapat memposisikan bisnis kamu diatas kompetitor.

Sebaliknya strategi pembedaan yang buruk akan menguburkan bisnis kamu ditengah-tengah peta persaingan.

Pertanyaannya ialah, bagaimana membentuk diferensiasi untuk bisnis?

Tahap-tahap seperti apa yang perlu dilakukan untuk membangun sebuah strategi diferensiasi Berikut ini merupakan beberapa tips diferensiasi bisnis yang bisa dilakukan.

1. Lakukan evaluasi terhadap materi pemasaran para kompetitor

Yang dimaksud pada tahap ini ialah mengumpulkan seluruh informasi materi pemasaran dari kompetitor utama di pasar yang kamu tekuni.

Informasi seperti materi iklan, brosur-brosur, dan juga materi konten situs mereka dapat kamu pakai untuk melihat strategi pembedaan usaha seperti apa yang mereka terapkan.

Pada umumnya pada tahap ini kamu akan mendapati sebuah fakta bahwa sebagian besar para pesaing kamu tidak memiliki strategi yang cukup kuat sehingga mereka terkesan ‘ikut-ikutan’ didalam menerapkan strateginya.

Walau begitu, beberapa dari para pesaing tersebut (biasanya kompetitor utama), memiliki sebuah strategi diferensiasi bisnis yang cukup bagus.

Pelajari materi pemasaran mereka. Hal-hal apa yang membuat mereka ‘berbeda’ dari bisnis kebanyakan?

Dengan begitu kamu dapat mengetahui perbedaan yang bagaimana yang membuat bisnis mereka lebih unggul ketimbang bisnis sejenis.

Baca juga: 3 Tahap Cara Mengetahui Pelanggan yang Berprospek Bagus

2. Temukan keunikan bisnis kamu

Sesudah kamu mempelajari strategi diferensiasi bisnis yang dijalankan oleh para kompetitor, waktunya menentukan pembeda dari bisnis yang ditekuni.

hal yang berbeda dari bisnis orang lain akan membuat usahamu lebih terlihat

hal yang berbeda dari bisnis orang lain akan membuat usahamu lebih terlihat

Tentukan perbedaan bisnis kamu dari kompetitor yang sudah kamu evaluasi.

Apa saja hal penting untuk menentukan diferensiasi?

Beberapa diantaranya yaitu seperti:

  • Bagaimana produk kamu disiapkan.
  • Bagaimana proses pemberian harga pada produk itu.
  • Bagaimana produk itu didistribusikan.
  • Slogan seperti apa yang dipakai dan lain-lain.

Poin diatas bisa dipakai untuk menentukan diferensiasi yang mau kamu terapkan.

Jadi, temukan hal-hal unik yang jadi benefit utama yang bisa kamu tawarkan pada pelanggan sehingga dapat menjadi keunggulan kompetitif bisnis kamu.

3. Komunikasikan keunikan itu

Sesudah berhasil menentukan keunikan dari bisnis yang kamu jalankan, waktunya mengkomunikasikan keunikan itu kepada para konsumen.

Baca juga: 4 Tips Mendapatkan Pelanggan dengan Mudah

Pesan inilah yang akan jadi inti dari kampanye pemasaran kamu supaya bisa terbentuk diferensiasi bisnis yang diharapkan.

Selalu tekankan poin diferensiasi yang dikomunikasikan diatas secara konsisten dan terus menerus sampai dia jadi bagian penting dari citra merk bisnis kamu.

Misalnya seperti slogan produsen mobil Jerman Mercedez Benz. Beberapa slogannya yang berbunyi:

Unlike Any Other”, “The best or nothing”, “This is Mercedes-Benz”, dan “Engineered like no other car in the world”.

Semuanya memberikan pesan bahwa Mercedez Benz menawarkan keunggulan prestise serta teknologi yang terbaik.

Nilai itulah yang jadi pembeda dari Mercedez Benz dan jadi bagian dari merk itu sendiri.

4. Penuhi janji bisnis kamu

Supaya diferensiasi yang sudah terbentuk bisa membuat pelanggan loyal terhadap bisnis kamu, pertahankan kemampuan bisnis untuk terus menerus secara konsisten menjaga diferensiasi yang sudah terbentuk untuk memenuhi harapan pelanggan.

Bila dapat memenuhi atau melampaui ekspektasi mereka, loyalitas pelanggan akan terbentuk secara otomatis.

Jadi, intinya para konsumen akan sering melihat nilai tambah seperti apa yang kamu tawarkan kepada mereka.

Mereka tak akan mudah untuk beralih ke produk atau jasa lain walaupun menawarkan harga yang lebih murah.

Mereka akan loyal kepada kamu sebab pengharapan mereka akan nilai tambah yang kamu berikan.

Karena itu, penuhi ekspektasi mereka sesuai dengan pesan yang sudah dikomunikasikan sebelumnya.

Baca juga: 10 Strategi Bisnis agar Usaha Anda Berkembang Pesat

Dengan begitu, diferensiasi bisnis yang sudah dibangun akan membuat pelanggan jadi kian loyal kepada produk kamu.

Itulah pengertian dan tips diferensiasi dalam bisnis yang bisa kami bagikan. Bila ada pertanyaan, silahkan tulis di kolom komentar

Pencarian Terkait:

  • diferensiasi apa saja yang bisa dilakukan sebuah usaha /produk
  • diferensiasi bisnis
  • maksud diferensiasi usaha