5 Tips Mengembangkan Merek/Brand Usaha agar Bernilai Tinggi

Tips mengembangkan merek/ brand usaha – Apakah kamu memiliki usaha kecil-kecilan? Bagaimana perkembangannya?

Apakah berkembang pesat? Bila ya, menurut kamu bagaimana produk yang dihasilkan oleh usaha kamu itu?

Apakah telah memenuhi kemauan konsumen?

Lalu, bagaimana pula dengan produk sejenis lainnya di pasaran?

Andaikata calon pelanggan dihadapkan pada produk-produk sejenis, kira-kira mereka akan membeli produk kamu atau pesaing kamu?

Pertanyaan seperti diatas sering menghantui para entrepreneur pemula atau kecil.

Bisa saja dari sisi kualitas produk yang mereka hasilkan tidak kalah dengan produk impor sekalipun.

Tetapi, saat berbicara mengenai merk, barulah mereka akan terdiam dan berpikir “Apakah merk produk saya telah dapat membuat calon pelanggan memilih dan membeli produk yang saya hasilkan?”

Merk merupakan suatu aset yang intangible atau tidak kasat mata yang merupakan suatu komponen penentu yang cukup signifikan bagi calon pelanggan dalam menetapkan untuk membeli suatu produk.

Pelanggan bisa saja memiliki banyak opsi produk pengganti yang berkualitas tinggi. Tetapi bila mereka telah setia terhadap sebuah merk, perilaku pembelian mereka akan cenderung jadi irrasional.

Maksudnya?

Kamu barangkali telah menyadari bahwa di Indonesia, utamanya di daerah Bandung, banyak terdapat produsen-produsen celana jeans yang menurut pendapat saya cukup berkualitas.

Baca juga: 4 Tips Diferensiasi dalam Bisnis dan Produk Usaha

Merknya pun mungkin telah ratusan. Dari yang kualitasnya biasa saja hingga yang betul-betul berkualitas tinggi.

Tetapi andaikan calon pelanggan disuruh untuk menyebutkan merk-merk celana jeans yang terkenal, hampir dapat dipastikan mereka akan menyebut merk seperti Levi’s, Wrangler, Esprit, Lee, Calvin Klein, dan masih banyak yang lain merk-merk terkenal yang terlalu banyak untuk disebutkan satu persatu.

Kenapa bisa begitu?

Itulah kekuatan sebuah merek. Produk-produk celana jeans terkenal diatas mungkin tidak lebih bagus ketimbang produksi lokal.

Tetapi kekuatan merk mereka sudah berhasil membuat pelanggan yang loyal dan aset yang bernilai tinggi.

Lalu, bagaimana caranya membangun merk yang kuat dan bernilai tinggi? Lima tips mengembangkan merek/ brand usaha berikut dapat jadi pedoman kamu dalam membuat merk yang menakjubkan.

1. Bangunlah usaha yang kamu cintai

Tips mengembangkan merek usaha yang pertama ialah membangun usaha yang disukai.

Mengapa? Sebab dengan memulai usaha yang kamu suka dan cintai, kamu akan melakukan yang terbaik untuk membesarkan usaha serta merknya.

Untuk para entrepreneur pemula, faktor kualitas sangat memegang peranan penting untuk membuat calon pelanggan menyenangi produk kamu.

Bila kualitas yang kamu berikan pas-pasan, telah dapat dipastikan pelanggan tak akan berminat untuk kembali memakai merk produk kamu.

Kisah Edward Forrer, pemilik merk sepatu Edward Forrer yang asalnya dari kota Bandung dapat jadi contoh bagaimana kecintaan terhadap bidang yang dia kuasai mampu membuatnya jadi ikon sepatu kota kembang.

Edo, demikian dia biasa dipanggil, awalnya cuma seorang pegawai pabrik sepatu biasa.

Tetapi dia menetapkan untuk membuat sepatu dengan merk sendiri sebab kecintaannya akan bidang yang sudah dia geluti selama sekitar 20-an tahun itu.

pilih jenis usaha yang paling kamu senangi agar tidak bingung

pilih jenis usaha yang paling kamu senangi agar tidak bingung

Dia menggambar sendiri desain sepatu yang akan dipasarkannya dan kemudian dengan memakai sepeda kumbang menawarkan keliling kampung kerumah-rumah penduduk.

Akhirnya, ada salah satu orang tetangganya yang merasa kasihan menatapnya dan kemudian memesan sepatu rancangan Edo itu.

Diluar dugaan, sepatu rancangannya itu disenangi banyak orang. Selain karena kuat (Edo membuat sendiri sepatu orderan itu), desainnya juga trendi.

Mulailah dia kebanjiran order dari orang-orang yang mau menggunakan sepatu kreasi Edo itu.

Sekarang ini, merk Edward Forrer sudah berhasil jadi ikon sepatu kota kembang.

Oleh sebab itu, untuk para entrepreneur pemula yang mau membangun merk yang kuat, mulailah dengan membangun bisnis yang kamu cintai dengan sepenuh hati dan hasilkan produk-produk yang berkualitas tinggi.

2. Mulailah usaha dari skala kecil

Tips mengembangkan brand usaha berikutnya yaitu, mulailah usahamu dari skala kecil

Mengapa?

Keunggulan memulai dari skala kecil ialah salah satunya tidak memerlukan modal yang besar.

Keuntungan lainnya yaitu ukuran usaha masih ramping sehingga masih dapat diawasi sendiri dan tidak memerlukan tenaga kerja yang banyak.

Baca juga: 4 Tahap Cara Membuat Brand/Merek Produk yang Original

Dengan memulai dari kecil, kamu akan mengetahui seluk beluk operasional usaha yang kamu jalani.

Mulai dari proses produksi, pemasaran, penjualan, keuangan, dan juga sumber daya manusia.

Nantinya, jika sudah berjalan dengan stabil kamu dapat melibatkan pihak-pihak lain untuk membantu membesarkan usaha kamu itu.

Kamu dapat mencari supplier untuk penyediaan bahan bakunya.

Kamu dapat mencari pabrikan yang dapat memproduksi produk dalam jumlah besar.

Dan juga kamu dapat mencari perusahaan distribusi yang memiliki jaringan pemasaran yang kuat untuk memasarkan produk-produk kamu.

Sesudah sistem terbentuk dengan kuat maka dengan otomatis pendistribusian produk akan jadi lebih terjamin untuk sampai ke tangan pelanggan.

Dengan sistem yang kuat dan kualitas produk yang baik, citra usaha kamu akan bertambah dimata para konsumen, sehingga merk produk kamu pun akan kian melekat di pikiran pelanggan.

Memulai dari skala kecil memberi kamu peluang untuk mengetahui detil operasional usaha kamu semenjak awal.

3. Tetap ikuti kata hatimu

Hal yang amat sering menimpa para entrepreneur pemula pada umumnya ialah mereka cepat kehabisan ide untuk memproduksi jenis atau model lainnya yang akan disenangi pelanggan mereka.

Masalah ini dapat diselesaikan dengan melakukan penelitian pasar untuk mengetahui tren serta selera pasar sekarang ini.

Tetapi bagaimana andaikan sebagai entrepreneur pemula belum sanggup melakukan penelitian terhadap pasar yang memerlukan biaya besar

Salah satu cara yang amat efektif yaitu dengan mengikuti perasaan kamu sebagai seorang entrepreneur.

Buatlah produk-produk yang mau kamu pakai contohnya, dan memiliki kesempatan untuk diterima pelanggan. Jangan terlalu mengandalkan riset pasar yang berongkos besar.

Edward Forrer melakukan hal itu pada mulanya. Dia cuma menggambar desain-desain sepatu yang menurut pendapatnya bagus dan trendi.

Jelas dia tidak memiliki modal banyak saat awal merintis bisnis sepatunya itu.

Tetapi sekarang merk Edward Forrer sudah tersebar di dalam dan luar negeri.

Intinya, percayai insting kamu sebagai seorang entrepreneur!

4. Cari rekan kerjasama yang se-visi

salah tips mengembangkan brand usaha yaitu bekerjasama dengan orang-orang se-visi

salah tips mengembangkan brand usaha yaitu bekerjasama dengan orang-orang se-visi

Saat akhirnya usaha kamu mulai tumbuh cepat, waktunya bagi kamu untuk mencari rekan usaha untuk bekerjasama membangun usaha dan merk kamu yang sedang berkembang cepat.

Baca juga: 10 Cara Memanfaatkan Sosial Media untuk Usaha dengan Kreatif

Kamu perlu mencari rekan usaha yang memiliki keunggulan dalam bidang lain seperti contohnya pendistribusian, pemasaran, pembangunan konsep dan lain sebagainya.

Dengan keunggulan itu, merk kamu akan memiliki kesempatan luas untuk menjangkau pelanggan potensial.

Mengapa perlu mecari rekan kerjasama?

Karena dengan adanya rekan usaha, kamu bisa lebih berkonsentrasi pada hal-hal lain seperti contohnya membangun konsep-konsep baru yang lebih inovatif dan kreatif yang akan makin memperkuat merk produk kamu.

5. Tetap inovatif dan fokus

Bila usaha kamu sudah berjalan baik dan merk kamu mulai dikenal di pasaran, kamu bisa lebih berkonsentrasi terhadap hal-hal yang lebih strategis.

Teruslah berkarya melahirkan inovasi-inovasi baru. Sebab sebenarnya, merk yang kuat ialah yang terus berinovasi. Kamu dapat menggali ide serta konsep baru yang lebih menarik.

Misalnya seperti yang dilakukan oleh Starbucks. Seperti yang kita ketahui bersama bahwa merk itu sukses karena cuma menjual satu produk saja, yaitu kopi.

Kenapa? mengapa ini menjadi salah satu tips mengembangkan merek usaha?

Karena dia mempertajam fokus merk dengan cuma menjual kopi dengan kualitas yang terbaik.

Meskipun begitu, Starbucks tak berhenti berinovasi.

Sampai sekarang ini, Starbucks menawarkan 30 jenis kopi yang berbeda, tetapi dengan inti bisnis yang tetap sama yaitu menjual kopi.

Karena itu, jangan pernah berhenti berinovasi. Pertajam merk kamu dengan mengusung konsep-konsep baru yang lebih segar.

Mudah-mudahan dengan tips mengembangkan merek/ brand usaha ini, kamu dapat membangun merk yang kuat yang dicintai pelanggan kamu.

Sekecil apapun usaha kamu sekarang ini, ingatlah bahwa tak ada yang mustahil!

Bila seorang Edward Forrer saja dapat membangun merk sepatu berkualitas cuma dengan bermodalkan sepeda dan kertas gambar, kamu dapat melakukan lebih ketimbang itu.

Baca juga: 6 Cara Membangun Komunikasi dengan Pelanggan

Sekarang, bagaimana dengan kamu? Apakah langkah yang kamu lakukan sudah tepat?

Jika kamu memiliki tanggapan atau tambahan terkait tips mengembangkan merek/ brand usaha ini, silahkan tinggalkan komentar.

Pencarian Terkait:

  • Cara dan tips mempopulerkan merk usaha